Memelihara Kambing Untuk Susu – Keterampilan dan Pengetahuan Penting yang Harus Diperoleh Sebelum Memulai Peternakan Kambing

Banyak orang saat ini tertarik untuk memelihara kambing untuk susu karena meningkatnya permintaan susu oleh konsumen di seluruh dunia. Ada juga produk lain yang terbuat dari susu yang permintaannya tinggi seperti keju dan mentega. Meski susu bisa dihasilkan dari sapi, beternak kambing perah jauh lebih mudah dilakukan. Ini juga membutuhkan investasi modal awal yang rendah dan pemeliharaan yang rendah karena kambing memakan daun pohon, rumput, gulma dan produk sampingan pertanian. Jika Anda tertarik untuk beternak kambing untuk diambil susunya, penting untuk memperoleh keterampilan dan pengetahuan tentang beternak kambing sebelum memulai.

Saat beternak kambing untuk diambil susunya, perlu diketahui bahwa kambing betina mulai kawin pada usia tujuh sampai sembilan bulan dan bisa diperah saat mencapai satu tahun. Produksi susu kambing bersifat musiman dan kambing biasanya laktasi selama delapan sampai sepuluh bulan. Selama waktu itu, mereka menghasilkan sekitar 750 liter atau 1500 pon susu. Sekitar 2000 pon susu dianggap sebagai produksi yang cukup untuk menopang operasi komersial yang layak.

Dalam memerah susu kambing Anda, jadwal teratur harus ditetapkan. Biasanya, Anda memerah susu kambing dua kali sehari dengan interval 12 jam di lingkungan yang bersih. Tip lain yang perlu diingat ketika beternak kambing untuk diambil susunya adalah ketika Anda mengurangi susu kambing terutama di awal laktasi, produksi susunya juga menurun. Pastikan untuk memerah ambing sepenuhnya untuk produksi susu yang berkelanjutan.

Anda dapat memerah susu kambing secara manual atau dapat diekstraksi dengan mesin. Itu tergantung pada peralatan dan tenaga kerja yang Anda miliki. Anda dapat melakukan susu tangan untuk beberapa kambing seperti 15 kambing ke bawah, sementara lebih praktis menggunakan mesin untuk kelompok kambing yang lebih besar. Saat menggunakan mesin pemerah susu, pastikan untuk memantau peralatan Anda untuk memastikannya berfungsi dengan baik. Lakukan juga pemerahan di lingkungan yang bersih dan sehat serta gunakan peralatan yang telah dibersihkan sebelum digunakan.

Juga ingat bahwa dalam memerah susu Anda mulai dari yang muda, yang sehat dan yang paling tua terakhir. Sebelum memerah susu, lepaskan puting susu kambing untuk memeriksa apakah ada perubahan atau kelainan pada susu. Gumpalan yang ditemukan dalam susu dan susu berserat adalah tanda-tanda mastitis. Saat Anda memerah susu, terlepas dari pengaturannya, pastikan lingkungan dan bahan yang digunakan bersih. Dengan mengamati dan mempraktikkan ini, penyebaran infeksi dan penyakit dapat dicegah.

Ini hanya beberapa tips dasar dalam beternak kambing untuk diambil susunya. Selain tips ini, dedikasi, kesabaran, dan kerja keras juga diperlukan untuk menjadi sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published.